You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260406 WA0039
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Normalisasi Saluran Jalan Morotai Rampung Awal Juni

Normalisasi saluran di Jalan Morotai RW 05 Kelurahan Cideng, Gambir, Jakarta Pusat yang dilakukan sejak 26 Maret lalu, ditargetkan rampung awal Juni nanti. 

"Saluran yang lama ukuran 40 x 40 sentimeter dibongkar,"

Kepala Seksi Pemeliharaan Drainase Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat, Citrin Indriati menjelaskan, normalisasi saluran sepanjang 190 meter dilakukan menggunakan beton u-dith berukuran 60 x 60 sentimeter dengan kedalaman 120 sentimeter. 

"Saluran yang lama ukuran 40 x 40 sentimeter dibongkar dan diganti u-dith berukuran lebih besar," jelasnya, Senin (6/4). 

Normalisasi Saluran Jalan SMA 57 Ditarget Rampung Mei

Untuk pengerjaan ini, ungkap Citrin, pihaknya menerjunkan 15 personel pasukan biru dan satu alat berat jenis whell. 

"Kami targetkan pekerjaan rampung dalam kurun waktu dua bulan atau sekitar awal Juni," ucapnya. 

Dia optimis, normalisasi saluran ini mampu mengatasi genangan yang kerap terjadi sekitar Jalan Morotai saat hujan deras.  

Richard (39), warga RW 05 Kelurahan Cideng, mengapresiasi jajaran Sudin SDA Jakpus yang merespon usulan warga untuk menormalisasi saluran ini.  

"Semoga setelah diperbaiki, saluran bisa menampung lebih banyak debit air. Sehingga, nantinya tidak ada lagi air tergenang," harap Richard.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5372 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1867 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1818 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1794 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1606 personAnita Karyati